Peresmian Pabrik Beras SAKTI

Peresmian Pabrik Beras SAKTI

24 Mar 2014

logo TPS Food Hati cs 3.jpg                                                                                        Logo Sakti.jpg

Peresmian Pabrik Beras SAKTI

Sragen, 24 Maret 2014 - Pada hari ini tanggal 24 Maret 2014, PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (yang disebut “TPSF”) telah meresmikan pembukaan salah satu anak perusahaan divisi beras, yaitu pabrik beras PT. Sukses Abadi Karya Inti (yang disebut “SAKTI”). Pemotongan tumpeng dan pita yang dilakukan oleh Bp. Joko Mogoginta selaku Direktur Utama TPSF dan didampingi oleh Bp. Rusman Heriawan (Wamentan), Bp. Agus Fatchurrahman (Bupati Sragen) dan Bp. Anton Apriantono (Komisaris Utama TPSF) menandai dimulainya proses produksi yang secara bertahap akan beroperasi secara komersial di Pabrik Beras SAKTI.

 

Pembukaan SAKTI menjadi penanda dimulainya proses produksi beras terbesar dan modern di Indonesia. Pabrik SAKTI mempunyai kapasitas produksi beras sebesar 240.000 Ton beras per tahun yang membutuhkan bahan baku sebanyak 450.000 Ton gabah kering panen atau setara dengan luasan sawah 40.000 Ha yang dipanen dua kali setahun. Dengan kapasitas produksi SAKTI yang sangat besar tersebut, dibutuhkan supply gabah kering panen yang stabil dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pabrik beras SAKTI secara rutin membeli gabah kering panen dari sejumlah petani yang tersebar di sekitar wilayah pabrik beras SAKTI yang melingkupi wilayah Eks Karesidenan Solo (Sragen, Sukoharjo, Karang Anyar, Klaten, dan Wonogiri), Eks Karesidenan Madiun (Ngawi, Ponorogo, Caruban, dan Magetan), Purwodadi, Grobogan, dan Demak. Sehingga pada akhirnya, kegiatan produksi beras di pabrik beras SAKTI juga membantu meningkatkan taraf hidup petani di wilayah tersebut.

 

Selain kapasitas produksinya yang sangat besar, SAKTI juga menggunakan teknologi pengolahan beras terkini yang berasal dari perusahaan asal Jepang, Satake Corporation. Satake Corporation merupakan perusahaan yang mengembangkan teknologi terbaik untuk pengolahan produk tanaman pangan biji-bijian seperti beras. Dengan menggunakan teknologi terbaik dari SATAKE Corporation, Pabrik SAKTI dapat mengolah gabah kering panen dengan sempurna, sehingga pada akhirnya produksi beras yang dihasilkan mempunyai rendemen yang tinggi. Salah satu mesin yang akan memastikan hasil produksi terbaik dari pabrik beras SAKTI adalah mesin color sorter. Mesin ini memiliki presisi yang tinggi untuk memastikan biji beras yang dihasilkan mempunyai warna yang putih, seragam, tidak berjamur atau patah karena proses produksi yang kurang sempurna. Sehingga, beras hasil produksi dari pabrik beras SAKTI dapat dipastikan memiliki kualitas yang sangat tinggi.

 

Dengan menargetkan 5 % dari pasar beras nasional di Tahun 2020, PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk akan terus menambah kapasitas produksi beras. Pabrik SAKTI merupakan pabrik beras ketiga di lingkungan PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk, menyusul 2 Pabrik Beras sebelumnya PT. Jatisari Sri Rejeki dan PT. Indo Beras Unggul yang masing – masing mempunyai kapasitas produksi beras sebesar 120.000 Ton beras per tahun yang membutuhkan bahan baku sebanyak 225.000 Ton gabah kering panen atau setara dengan luasan sawah 20.000 Ha yang dipanen dua kali setahun. Disamping memperbesar kapasitas produksi beras, PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk juga memastikan suplai gabah kering panen yang berkesinambungan. Hal ini dilakukan melalui kerjasama dengan PISAgro (Partnership for Indonesia Sustainable Agriculture). Untuk memenuhi target PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk, PISAgro merencanakan pada tahun 2020 untuk mengolah luasan lahan sawah sebesar 800.000 Ha dan bekerjasama dengan petani sebanyak 2.600.000 orang yang dilatih secara langsung maupun tidak. Dengan demikian, PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan Indonesia melalui peningkatan taraf hidup para petani.

 

TENTANG TPS

TPSF didirikan pada tahun 1992 dengan nama PT. Tiga Pilar Sejahtera, yang cikal bakalnya berawal dari sebuah perusahaan keluarga di tahun 1959. TPSF terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia pada 2003. TPSF adalah perusahaan makanan yang memiliki tiga lini bisnis yaitu pengolahan makanan (TPS Food), penggilingan dan distribusi beras (TPS Rice),dan perkebunan kelapa sawit serta pabrik pengolahannya (TPS Agro).

 

Untuk unit bisnis pengolahan makanan, TPSF memiliki 5 pabrik yang berlokasi di Jawa Tengah, Tangerang dan Bogor. Dua akuisisi terakhir adalah merek Taro yang dibeli dari Unilever pada 2011, dan PT Subafood Pangan Jaya di 2012 yang memiliki merek bihun jagung terkenal Tanam Jagung dan Pilihan Bunda.

 

TPSF memasuki industri beras pada 2010 dengan mengakuisisi 2 pabrik penggilingan beras yang memiliki merek Ayam Jago dan beberapa merek terkenal lainnya seperti Desa Cianjur, Istana Bangkok dan Rumah Adat. TPSF juga memasuki industri kelapa sawit dan perkebunan kelapa sawit pada 2008. Bungee menjadi mitra TPSF pada 2011, dan memiliki beberapa perkebunan di Kalimantan dan Sumatera.

 

Kontak:
PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk

Yulie Hadiwana

Corporate Secretary

 +62 21 8318775